Jalan Rusak Parah Pokja Kecamatan Ambil Sikap Tegas

Pentingnya Musyawarah

Pokja Kecamatan Kuala Mandor B Kabupaten Kubu Raya, Kegiatan Pisew yang dilaksanakan di Dusun Jaya, Desa Sungai Enau 2016.

Berdasarkan kajian Dan hasil survey dilapangan ditemukan beberapa problem pengerjaan dilapangan, sehingga diperedikssurvey-copyi akan mengalami keterlambatan pengerjaan dari waktu yang sudah ditentukan. Hal ini dijelaskan ada beberapa faktor yang menjadi kendala para pekerja yakni “kondisi curah hujan yang cukup tinggi dan Akses masuknya material yang tidak bisa dilalui oleh kendaraan dikarnakan rusak parah”24/11/106

 

Oleh karena itu Pokja Kecamatan Kuala Mandor B (Maluk,SP.d -Antonia Aling) Mengambil kebijakan untuk mengadakan sosialisasi bersama Inspectot dan tokoh masyarakat Dusun Jaya.

“kondisi jalan yang semakin rusak sehingga meterial yang akan masuk kelokasi mengalami kesulitan ,Sedangkan waktu pelaksanaan kegiatan sampai 07 Desember 2016 saja, jadi pihak kecamatan tidak keberatan adanya perubahan Item dari Aspal dialihkan menjadi Rabat Beton.Sambutan Yansen Sibarani

Dalam hal ini dipertegas dengan sambutan kepala Desa Sungai Enau” Perubahan pekerjaan dari aspal ke Rabat Beton bukanlah keinginan pemerintah Daerah, Kecamatan, Desa dan masyarakat namun dikarnakan kondisi cuaca yang semakin ekstrim, sehingga kita harus membuat beberapa kesepakatan pada pertemuan ini sehingga pengerjaan jalan ini tepat pada waktunya. Ungkapan Kepala Desa Sungai Enau (Rajali)

Dalam pembicaraan sebelum mengadakan pertemuan bersama Pokja Kecamatan dan 3 Kepala Desa. Chief Inspector mengungkapkan “kalaupun ada perubahan Aspal ke Rabat Beton pihaknya akan memberikan Standar/ kualitas yang lumayan, K 175 menjadi Tawaran .”Beton kelas II adalah beton untuk pekerjaan struktural secara umum. Pelaksanaannya memerlukan keahlian yang cukup dan harus dilakukan di bawah pengawasan tenaga ahli beton kelas II dibagi dalam mutu-mut standart B1, K125, K175, K225. Pengawasan mutu terdiri dari pengawasan yang ketat terhadap bahan-bahan dengan keharusan untuk memeriksa beton secara kontinyu kecuali H1”.Di Perjelas oleh Maryadi Kasi Pemerintahan

Jadi dalam pertemuan tersebut pihak Kecamatan, Desa, dan Warga menyepakati Perubahan tersebut berdasarkan kajian bersama. Pihak Kontrektor akan menggenahkan administrasi dan akan disampaikan RAB kepada Kecamatan ataupun Desa secepat mungkin. -(Antonia Aling)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan