Sulap Rotan Menjadi Rupiah

Di Desa Sungai Enau Ada Ahli Pengolahan Rotan,- Kata Muhammad Rokib

Desa Sungai Enau Awal mula dikenalnya desa Sungai Enau sebagai nama Sungai Saga, orang tempo dulu kalau mau datang ke Sungai Enau pasti akan nanya Sungai Saga dimana. Kenapa Dinamakan Sungai Saga ?

Dahulu kala Desa Sungai Enau banyak terdapat  berbagai jenis Rotan salah satunya ialah Rota Saga maka dari itu dinamakan sungai saga. Setelah tahun 90 -an desa sungai enau kaya akan tanaman Aren dengan kata lain pohon Enau maka dirubah lah nama itu menjadi Sungai Enau, nah itulah cerita rakyat Desa Sungai Enau.

Seiring berjalannya waktu pohon aren dibabat habis oleh orang luar desa sungai enau, sehingga sampai saat ini sulit ditemuai di Sungai Enau. Biarpun para pemuda bergerak melestarikan pohon Aren tersebut mereka tidak mendapatkan hasil dikarnakan bibit harus dikirim dari daerah-daerah tepencil yang ada di Kalimantan Barat. Dikabarkan oleh Ketua karang taruna untuk tahun 2017 “akan diadakan penanaman 1000 pohon aren yang akan mendatangkan bibit dari kabupaten mampawah”.

di manfaatkan sebagai cambuk kerapan sapi atau pengembala domba, tidak lama kemudian salah satu warga membuat anyaman rotan menjadi tempat piring sampai lah saat ini.

Di parit pak jawi Dusun Sunge ano, ternyata salah satu warga yang mempunyai bakat menganyam rotan menjadi aneka perabot rumah , seperti kursi, Lemari, Hiasan Lampu dan Masih banyak karya yang lain.

Yang menjadi kendala para pengrajin rotan ini sendiri tidak lain ialah keterbatasan ilmu pemasaran yang tidak begitu mengerti, oleh karna itu berharap pemerintah memperhatikan para pengrajin agar dapat bimbingan agar meningkatkan produksi.

Sumber

Facebook Comments

1 Trackback / Pingback

  1. Menanam Sahang Yang Berkualitas

Tinggalkan Balasan