Sa’ur. Peran Pemuda dan Masyarakat Dalam Pembangunan Desa

Kubu Raya – Pemerintah Desa Sungai Enau menggelar pelatihan pembinaan kepemudaan melalui KPMD dan melibatkan pemuda Desa Sungai Enau, Kader kesehatan Posandu dari kalangan ibu-ibu, dan dari pendidikan PAUD.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di kantor Desa Sungai Enau, 16/13.

Pada pelatihan tersebut mwngangkat tema “Warga Sehat Desa Berdaulat” hal ini sebagai bentuk bahwa pentingnya menjaga kesehatan untuk kehidupan masyarakat.

Lalu bagaimanakah dengan peran pemuda dan masyarakat dalam menjaga kesehatan ?

Dalam materi Kepemudaan dan Kemasyarakatan yang telah disampaikan oleh Ketua Karang Taruna Trisakti Desa Sungai Enau, Sa’ur, S.Sos menjelaskan tentang peran penting Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD) itu sendiri.

Sa’ur menyampaikan bahwa tujuan terbentuknya KPMD adalah untuk mendorong partisipasi dan gotong royong masyakat untuk terlibat secara aktif dalam proses pembangunan desa, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pengendaliannya. Sebagaimana telah dijelaskan tentang dasar terbentuknya KPMD dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 7, Tambahan Lembaran Negara Kesatuan Republik Indonesia Nomor 5495).

Menurutnya, peran KPMD ialah mendampingi Kepala Desa dalam pembangunan Desa, membantu menyelesaikan pemutakhiran data IDM (Indeks Desa Membangun), Meningkatkan peran serta masyarakat dalam pelaksanaan musyawarah Desa, menyebarluaskan dan mensosialisasikan melalui berbagai cara seperti media sosial dan papan proyek, poster desa, memantau progres penyusunan dokumen RPJMDes, RKPDes dan APBDes, melakukan pengawasan terhadap pengaduan masyarakat, serta mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas KPMD.

Sedangkan peran KPMD ialah sebagai Mitra, penggerak, pembimbing, perencana, perantara, advokasi, pelaksana, pembaharu, pelopor bagi pemerintah Desa maupun masyarakat.

Kemudian tentang peran masyarakat adalah sebagai kontrol sosial. Sebagaimana Sa’ur menjelaskan tentang defenisi masyarakat itu sendiri

“Bahwa masyarakat ialah dalam istilah society adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah tim semi tertutup atau terbuka,” Ungkap Sa’ur dipenghujung jabatan ketua karang taruna trisakti.

Menurutnya, macam-macam masyarakat itu ada dua jenis. Pertama, Masyarakat Primitif (sederhana) salah satu diantaranya adalah hidup masih miskin ilmu dan harta. Kedua, masyarakat modern yang meliputi keterbukaan dengan hal-hal yang baru.

“Nah Desa Sungai Enau sudah tergolong masyarakat modern, karena banyak hal-hal yang baru telah dilakukannya,” ungkapnya.

Maka dari itu pentingnya kontrol sosial dilakukan oleh masyarakat dalam artian bahwa mencegah penyimpangan sosial dan mengarahkan masyarakat untuk berprilaku dan bersikap sesuai dengan norma dan nilai.

Sedangkan Pengendalian sosial itu mulai dari pengendalian lisan, pengendalian simbolik, pengendalian kekerasan. Hal ini bisa dilakukan dengan cara sosialisasi, tekanan sosial, dan kekuatan kekuasaan.

Penulis : Muhammad Rokib pengurus Karang Taruna Trisakti

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan