Profil Desa

Desa Sungai Enau – adalah salah satu desa yang bersinggungan langsung Dengan Kebun Kelapa Sawit Terbesar Se Kal-Bar yakni PT. BPK dan 6 Desa yang berada di Kecamatan Kuala Mandor B Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat.

Desa temasuk Sungai Enau sebagai desa pesisir yang terletak dipinggir sungai yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Landak, tidak sedikit rendah yang  rentan dengan banjir baik yang disebabkan oleh curah hujan maupun luapan pasangnya air sungai. Kondisi alam tersebut berulang kali terjadi setiap akhir bulan.

Program desa Sungai Enau saat ini bergerak dibidang pembangunan dan pemberdayaan, diantaranya  bidang sarana transportasi khususnya berupa jalan lingkingan didesa. Berbagai program dan kegiatan telah dilaksanakan baik menggunakan DD, ADD, program PNPM Mandiri Dan juga kegiatan Pisew. Namun masih banyak lagi pembenahan dibidang infrastrutur dijalan-jalan lingkungan. Manfaat program kegiatan tersebut ternyata sangat dirasakan oleh masyarakat, karena adanya peningkatan nilai produksi hasil kebun maupun tani masyarakat .

DEMOGRAFI DESA

Wilayah Desa Sungai Enau dilintasi garis khatulistiwa beriklim tropis, Terletak pada Ketinggian 3 m dari permukaan laut dengan suhu rata-rata  250C, dengan iklim dua musim yaitu musim hujan dan kemarau. Adapun Dengan jumlah penduduk pada Tahun 2015 berjumlah 5234 jiwa dengan pembagian penduduk Laki-laki berjumlah 2597 Jiwa dan perempuan 2639 jiwa dengan Jumlah Kepala Keluarga sebanyak 1.503 Kepala Keluarga (KK).

  • Adapun batas wilayah Desa Sungai Enau
  1. Sebelah Timur berbataskan dengan Sungai Desa Retok
  2. sebelah Barat berbatasan dengan Desa Sungai malaya
  3. Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Kubu Padi dan
  4. Sebelah Selatan berbatasan dengan desa kuala mandor B..

Luas Wilayah Desa Sungai Enau berkisar +78.365.39 KM², dengan sebagian besar wilayahnya  20% yang belum dikelolah/ hutan lindung, 35% dipergunakan untuk pemukiman dan  45% untuk perkebunan dan lahan pertanian.

  • Keadaan Sosial Desa

Sebagian penduduk (60%) merupakan Suku Madur, 5% Suku Melayu, 5% Suku Bugis, 25% suku Dayak, 5% Campuran. Adapun penganut agama sebagian besar (75%) adalah penganut agama Islam, 20% Kristen, dan 5% Budha.

Sebagia besar penduduk Desa Kuala Mandor B masih tamatan SD 35%, 30% tamatan SMP, 10% tamatan SMA, 5% tamatan perguruan tinggi, dan 20% tidak tamat SD.

Untuk budaya, banyak dipengaruhi budaya Islam karena masih kentalnya adat istiadat yang dianut masyarkatnya. Untuk politik, masih sedikit warga yang terlibat aktif dalam partai politik walaupun sudah ada komisariat partai politik di desa  Sungai Enau.

Daerah Desa Sungai Enau sebagian besar perekonomiannya bertumpu pada sektor pertanian dan perkebunan. Terdapat 65% penduduk bermata pencaharian sebagai petani, 20% di Berbagai sektor (karyawan, pedagang, PNS) dan 15% lainnya tidak menetap.

pada umumnya Masyarakat masih berpenghasilan sedang yaitu rata-rata setara dengan pendapatan perkapita nasional.

Adapun kondisi Perkebunan dan Pertanian dan komoditi yang menjadi unggulan di Desa Sungai Enau adalah sebagai berikut :

Perkebunan dan Pertanian

  1. Kebun Karet
  2. Kelapa Sawit
  3. Keladi
  4. Pisang
  5. Cabai
  6. Jengkol
  7. jagung
  8. Padi
  9. Ubi Kayu
  10. Sayur

Peternakan

  1. Sapi
  2. Kambing
  3. Ayam Daging
  4. Ayam Kampung
  5. Lele
NO NAMA PENDAPATAN RATA-RATA 5 (LIMA) DUSUN
Pendapatan Per-Hari Pendapatan Per-Minggu Pendapatan Per-Bulan Pendapatan Per-Tahun
1 KARET DUSUN JAYA 1.875 Kg 9.375 Kg 131.250 Kg 131.2500 Kg
2 KARET DUSUN SAGA 2050 Kg 10.250 KG 102.500 Kg 1025.000 Kg

 

3 KARET DUSUN AMPANING 1.875 Kg 9.375 Kg 93.750Kg 937.500 Kg
4 KARET DUSUN SUNGE ANO 550 Kg 2.750 Kg 10.750 Kg 123.750 Kg
5 KARET DUSUN PADI RAYA 1.050 Kg 5.250 Kg 52.500 Kg 472.500 Kg
KARET DUSUN JAYA RAYA 376,0 Ton/Th

Desa Sungai Enau belum memiliki akses perbankan. Yang ada hanya untuk pasar desa yang mengakses ke pasar kecamatan. Untuk kaum perempuan, sudah banyak kelompok perempuan yang bergerak di bidang usaha kecil/ekonomi rumah tangga.

  • Pembagian wilayah Desa terbagi menjadi 6 dusun
  1. Sunge Ano
  2. Dusun Saga
  3. Dusun Ampaning
  4. Dusun Jaya
  5. Dusun Padi Raya dan
  6. Dusun Jaya Raya
  7. terbagi menjadi 14 RW; dan 46 RT
  • Orbitasi (Jarak dari pusat pemerintahan) :
  1. Jarak dari Pusat Pemerintahan Kecamatan  1 jam 20 menit ,20 Km
  2. Jarak dari Pusat Pemerintahan Kabupaten  2 jam 48 menit, 86 km
  3. Jarak dari Pusat Pemerintahan Provinsi   1 jam 30 41 km
  4. Jarak dari Pusat Pemerintahan Ibu Kota Negara 1 h 22 jam 839 km

Sebagai Pusat Pemerintahan DesaSungai Enau

Puskesmas : 1 buah

Poskesdes : 1 buah

UKBM (Posyandu, Polindes)

  1. 1 buah Posyandu, 1 buah rumah tunggu kelahiran,
  2. 1 buah praktek dokter umum

Prasarana Pendidikan

  1. Perpusdes : 1 buah
  2. PAUD  : 5 buah
  3. TK : 1 buah
  4. SD : 10 buah
  5. SMP : 8 buah
  6. SMA : 7 buah
  7. PT : 1 buah

Prasarana Ibadah

  1. Masjid : 11 buah
  2. Surau  : 14 buah
  3. Musholla  : 1 buah
  4. Gereja  : 4 buah
  5. Pura  : 1 buah
  6. Wihara  : 1 buah
  7. Kelenteng  : 2 buah

Prasarana Umum :

Lapangan Olahraga

  1. 2 buah lapangan Bola
  2. 3 buah lapangan volley
  3. 2 buah lapangan bulutangkis

Tempat Kesenian & Budaya  :1 satu

Gedung Pertemuan : 1 buah

Pasar Desa : 1 buah

Lainnya :

  1. 4 rokal WC umum
  2. 10 PAH Air Bersih

Kantor Desa : Permanen

Struktur Organisasi Pemerintahan Desa  Sungai Enau

  1. Kepala Desa  : Rajali
  2. Sekretaris Desa : Fransiskus Welly
  • Unsur Staf Sekretariat
  1. Kaur Keuangan  : Shobri, S.Pd.I
  2. Bendahara : Jurima Okta Pratiwi
  3. Kaur Umum dan Perencanaan : Maryadi
  4. Staf Kaur Umum dan Perencanaan : Muhasis, S.Pd.I
  • Unsur Pelaksana Teknis
  1. Kasi Pemerintahan : Ahmad
  2. Kasi Kesejahteraan dan Pelayanan : Margareta Rohana
  • Unsur Satuan Tugas Kewilayahan
  1. Kepala Dusun Jaya : Abdul Halim, M.Pd
  2. Kepala Dusun Jaya Raya : Florensius Anas
  3. Kepala Dusun Padi Raya : Angelina Lulut, AP
  4. Kepala Dusun Ampaning : Akiau, SP
  5. Kepala Dusun Saga : Rulan, S.Pd
  6. Kepala Dusun Sunge Ano : Arsidi

Sebagai mitra kerja Kepala desa, juga terbentuk badan Permusyawaratan desa (BPD) yang terdiri dari 9 orang  pengurus dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) yang terdiri dari 5 orang pengurus, Pemuda Karang Taruna Trisakti. Di samping itu juga terdapat pengurus kelompok tani, kelompok perempuan, dan kelompok pemuda dan Organisasi Kemasyarakatan lainnya.

Facebook Comments